SinopsisLarapuan adalah kisah derita badani dan rohani yang dialami oleh kaum perempuan dalam hidupnya. Dan ditulis dalam karya puisi yang menampilkan imajinasi yang sangat berani, terkesan gelap, tetapi samar-samar kita akan dapat menangkap maknanya.
Marquiretva
Marquiretva!
Kau terduduk di atas sang
lamunan. Oh,
jarak itulah penjara dalam
tangisanmu...
Menangis oleh rahim yang
kelak terukir:
jejak-jejak aib dari butiran
liar birahimu.
Kearifan segala percintaan
telah petaka!
Ya, rahimmu akan
memekik celakanya! Sejak
kau haturkan kata
demi kata terdusta, walau
waktu tak melupa
perhelatan cinta itu. Tiada
ampunan, selekas
sang janin bergegas hina!
Karena, kau kerap
membatukan hati, selama
lacur adalah takdir.
(Dan, Marquiretva
berupaya menyembunyikan
tangisnya. Selama
aku berkelana di antara asa
dan tepi amarah)
Hingga kau tiada rasa: akan
malu oleh aibmu!
Semenjak zinah merupakan
tabir, yang tuhan
menghunjuk karunianya: di
atas doa berhala.
Kota di bibir pantai...
Setelah satu dasawarsa kau
menetap dengannya,
dan bertahan oleh semarak
perjalanganmu. Riuh
mata, menyaksi molek rupa
dan laku keliaran itu.
Kau, hanyalah mempertebal
mimpi dan birahinya
yang perlahan uzur. Sia-sia,
menjalar kehidupan…
------------------------------------------------------------------------------
Leonowens SP
Leonowens SP dilahirkan di Jakarta, Indonesia; adalah seorang penulis esai, puisi, prosa, solilokui, dan artikel pada berbagai media cetak dan elektronik di dalam negeri dan mancanegara. Beberapa tulisan dan karyanya telah diterjemahkan ke bahasa asing. Buku-buku karya sastranya yang telah terbit, adalah: Penari Senja, Terraluka I, Terraluka II, Terraluka III, Terraluka IV, Terraluka V, Karmakala,Ragakala dan Kerana Bulan.