Jendelailmu.com
New Books Best Seller Books Featured Books
Most Favorite Books Highest Rating Books How to Shop
Keranjang belanja:
Keranjang Kosong
Checkout
  Catalog      Promotions      News      My Account      FAQ      Resensi
   Search Local Books  
Kata kunci:
Advanced search
Mencari buku-buku impor?
 
  Beli Voucher Online
 
  Top Categories
 
  News and Future Release    
Festival Seni Budaya Tionghoa - Indonesia - MEMAKNAI KEBERAGAMAN - Teater Studio (Teater Kecil), TIM
27.07.2010
Festival Seni Budaya Tionghoa-Indonesia -MEMAKNAI KEBERAGAMAN- Teater Studio (Teater Kecil), TIM, 6-7 Agustus
Penyaluran Royalti Buku-Buku Kemanusiaan
04.06.2010
Dimuat di harian Media Indonesia (versi cetak), Sabtu 15 Mei 2010. Puisi untuk Padang Buku Himpunan puisi ini merupakan satu dari enam buku yang ditulis untuk pemulihan pasca gempa di Provinsi Sumatera Barat, terutama di Padang.
Penerbit Bisnis2030 Luncurkan Kepada Pesanggrahan Hati
20.05.2010
Annida-Online, Penerbit Bisnis2030 kembali meluncurkan buku terbitannya, sebuah antologi puisi berjudul Kepada Pesanggarahan Hati. Buku kumpulan puisi ini ditulis oleh tiga penulis dari tiga daerah berbeda; Elly Marliah (Bandung), Euis Meilani Sabda (Jakarta), dan Nunung Susanti (Cirebon).
Aku Membaca, Penulis Bercerita
29.04.2010
Liputan6.com, Jakarta: Kartini. Tidak pernah disangka, nama itu senantiasa dipuja-puji sebagai pencetus pola pikir modern kaum hawa. Bahkan, jauh hingga puluhan tahun setelah kelahirannya. Ya, Kartini yang tengah dibayangkan dalam tulisan ini adalah Raden Ajeng Kartini, “..putri sejati, putri Indonesia, harum namanya…”
 
 
  Latest Reviews    
Harry Potter dan Batu Bertuah
21.07.2010 14:55:15
Judul buku : Harry Potter and the Sorcerers Stone Pengarang : JK. Rowling Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama     Tahun terbit    :  ...
Bila Ternyata, Kita Tidak Membutuhkan Resep Masakan
09.07.2010 17:16:28
  Anda gemar memasak? Gemar bikin masakan yang direbus hingga sayur menjadi sangat empuk?  Mungkin anda perlu berpikir ulang, karena menurut buku ini, pada prinsipnya manusia untuk...
SISI KESEMPURNAAN PUISI CINTA LEONOWENS SP
24.06.2010 16:12:56
Peresensi : Dessy NR    “Pecandu Metafor Dosa”, mungkin itulah sosok penulis yang bernama Leonowens SP. Ia seperti kecanduan melumat kata dosa menjadi sebuah lirik...
 
 
  Customer Support
Helpdesk
 
Bisnis 2030, The Ultimate Business Opportunities Pay Global One, give you an easier way to pay through the world
 
Home » Catalog » GENEVIEVE (Hard Cover)
  GENEVIEVE (Hard Cover)
[1248-09-29856]

Oleh: LEONOWENS SP
 
GENEVIEVE (Hard Cover)

 Rp.45.000

Beli
ISBN:9786028543293
Rilis:2009
Halaman:64
Penerbit:Bisnis2030
Bahasa:Indonesia
Penilaian Editor:
Penilaian Pembaca:belum dirating

Lihat resensi pembaca (0)   Tulis Resensi

Featured BookNew Book
Favorite Book

Related categories:Sastra & Puisi, Printing-On-Demand

  Sinopsis

 

Genevieve merupakan kumpulan puisi cinta dari sentuhan cipta dan karsa Leonowens SP

 

 

 

 

GENEVIEVE

  

Aku hanyalah menantikan

 hatimu: agar melindung setiap

 dosa cintaku yang agung...

 Kota ini, telah memberikan kau

sekejap harumku. Namun

 aku selalu meminta kepadamu,

 untuk memberi satu dosa

 terakhir untukku. Merintihlah...

 Karena, Tuhan setia dalam

 ampunannya yang tertunda di

 atas dunia nan sekarat ini.

 

 

 

ALTAR DOA

 

 Segalanya telah menjadi

 daun-daun kering! Ketika satu

 kenanganmu dihempas

 cahaya rembulan yang berajah

 di altar doaku. Mungkin

 kau menangis di sana, selepas

 aku hilang tersapu oleh

 waktu. Para dedaun itu adalah

 penyangga air matamu

 yang jatuh, agar memanggilku

 kembali berpulang saat

 rindu tercela. Biarlah, romansa

 tercipta dalam kapel ini...

 

 

 

DI  PUCUK  HASRAT

 

 Berpulanglah kepadaku,

 nyonya... Agar aku mengarung

 sisa-sisa tubuhmu: yang

 lelah ditimang kabut fajar. Dan

 pelbagai dosa kita, telah

 manis di pucuk hasratku. Akan

 kupersembahkan setiap

 noda demi noda cinta itu, bagi

 menyempurna air mata

 darimu! Semoga kau mewujud

 sang pencoba imanku...

 


 
Edit Beli
  Resensi Editorial
Pilih resensi:
SISI KESEMPURNAAN PUISI CINTA LEONOWENS SP

Peresensi : Dessy NR

 

 “Pecandu Metafor Dosa”, mungkin itulah sosok penulis yang bernama Leonowens SP. Ia seperti kecanduan melumat kata dosa menjadi sebuah lirik yang anggun.  Yang juga masih termuat pada buku puisinya yang telah terbit sebelumnya (KANDELAR). Dalam antologi puisi GENEVIEVE ini, Leonowens SP bersolilokui (berbicara sendiri) dengan menyuguhkan metafor “dosa” kepada Sang Nona (perempuan). Seperti pada puisinya yang berjudul “Tatkala Dosa” (hal 11), puisi tersebut berisikan tentang kepasrahan seorang penulis yang tak dapat menyempurnakan keanggunan seorang perempuan. Cinta sejati selalu memberikan yang terbaik pada untuk sang pujaan hatinya. Namun ia menyadari bahwa hal itu tak mungkin dapat ia wujudkan. Dengan kata lain bahwa jikalau diwujudkan akan menampakkan sebuah dosa yang tak dapat diampuni oleh Tuhan.

GENEVIEVE merupakan buku kumpulan puisi sekuel kedua dari pena maha dahsyat Leonowens SP. Antologi puisi ini banyak mengisahkan tentang kisah cinta yang harus berakhir karena suatu ketidak berdayaan seorang anak manusia untuk menyempurnakan cintanya.  Atau singkatnya tentang cinta yang berpasrah oleh tuntutan kehidupan dunia yang harus sempurna. Seperti terlihat pada penggalan puisinya yang berbunyi, …”aku menantikanmu agar jalang, karena jaman berharap akan kesempurnaan dunia!” (hal 21). Penggalan puisi tersebut menyiratkan bahwa Leonowens SP masih menantikan sang cinta itu datang. Cinta jua yang menjadikan ia seorang pendosa kehidupan dunia. Karena kehidupan dunia diperlihatkan sedemikian rupa untuk sempurna (seperti harta, tahta dan wanita).  

Dari mata turun ke hati, ungkapan tersebut memang benar adanya. Tuhan telah menganugrahkan manusia dengan semua kesempurnaannya. Tak ada yang salah dengan anugerah Tuhan. Terkadang sepasang mata selalu disalah gunakan oleh manusia. Hanya saja manusia (laki-laki) yang terkadang tak kuat menahan godaan dunia (perempuan). Perempuan kelak menjadi pencoba iman seorang anak manusia (laki-laki). Leonowens SP bersolilokui pada petikan puisinya yang berbunyi …”Semoga kau mewujud sang pencoba imanku… (hal 7).

Metafor daun juga  menghiasi puisi-puisi Leonowens SP. Seperti yang kita ketahui bahwa daun dapat melindungi manusia dari teriknya sinar matahari dan juga menyangga air hujan yang jatuh. Daun mudah rapuh, tidak seperti tangkai yang kuat dan dapat menyangga daun. Seperti pada kedua penggalan puisinya yang berbunyi, …”Para dedaun itu adalah penyangga air matamu yang jatuh, agar memanggilku kembali berpulang saat rindu tercela (hal 1) dan …”Ya, cinta ini hanyalah sepenggal impian untuk setiap dedaunan!” (hal 27). Kedua penggalan puisi tersebut memang sama-sama menggunakan metafor dosa namun berbeda makna. Pada penggalan puisi yang pertama metafor daun tersebut dapat dimaknakan bahwa daun (kerinduan)  sebagai pelindung air mata sang pujaan hati agar sang pencinta (Leonowens SP) kembali datang kala rindu yang nista menjemput. Sedangkan pada penggalan puisinya yang kedua dapat dimaknakan bahwa cinta ini hanyalah sebuah harapan bagi insan yang lemah atau rapuh.

Nuansa malam kelak menghadirkan romansa dalam sebuah percintaan. Romansa itu tak lekang membuat jejak yang tertinggal dalam sebuah percintaan. Cinta yang hadir bisa pupus namun jejak yang tertanam tak kan pernah pupus dimakan waktu. Seperti dalam penggalan puisi Leonowens Sp yang berbunyi, …”Jalan, temaram, debu kota, dan manusia-manusia malam; kian merindu untuk jejak cinta yang tertinggal…”(hal 15) dan …”Semoga kau menjadi jejak di riwayat malamku…”(hal 17).

Cinta memang penuh dengan liku-liku kisah. Hitam, putih, indah, perih dan lain sebagainya. Perih dalam bercinta terasa menyakitkan tetapi sisi keperihan cinta merangkai keanggunan cinta itu sendiri. Menyempurna cinta dalam makna yang sebenarnya. Seperti pada penggalan puisi Leonowens SP yang berbunyi, …”Ya, aku akan mencintaimu dari sisi keperihan sempurna…”(Hal 25).

Buku GENEVIEVE ini tak sekedar menampilkan tentang sisi kesempurnaan cinta yang sesungguhnya tapi  juga menyuguhkan romansa percintaan yang dikemas dengan diksi yang unik. Karena Leonowens SP sangat apik dalam memilih diksi untuk karya-karyanya. Selain itu, antologi puisi ini menyuguhkan makna filosofi tentang arti kehidupan sesungguhnya karena Leonowens SP sangat lihai dalam memutarbalikkan diksi menjadi satu rangkaian filosofi. Lirik dalam antologi puisi ini terasa renyah dan empuk sehingga makna dari puisi ini dapat dinikmati oleh setiap pembaca.

 

***Penulis adalah pengajar, bermukim di Sumedang. Alumnus Sastra Indonesia, Universitas Pendidikan Indonesia (IKIP), Bandung.

 


  How to Shop     Order and Return Policy     Privacy Policy     Publisher CLICK HERE      Writer CLICK HERE     Contact Us© 2008, JendelaIlmu.com or its affiliates.
All Rights Reserved.