Cuci-cuci....Bersih-bersih....!! Yuk Pilih buku mana saja yang kamu suka, dan dapatkan discount special UP TO 40%. Psstt...bisa buat teman ngabuburit juga loh dalam rangka menyambut Ramadhan kali ini.
Bekerjasama dengan Penerbit KOMPAS, mengedepankan buku-buku bertemakan nasionalisme. Mari kita gali lagi pengetahuan tentang INDONESIA!! Supaya kita lebih...CINTA INDONESIA. MERDEKA!
“Kurasa kami membuat Lorong Jeritan menjadi terlalu menakutkan karena di tengah-tengah permainan, Shane meringkuk seperti bola di kolong tempat tidur. Kami berusaha membuatnya merangkak...
Aku bisa pastikan, semua orang yang membaca buku ini pasti akan merasa tersindir, senyum-senyum dan mesem-mesem sendiri, bahkan mungkin akan tertawa ngakak guling-guling sampai berlinang air mata....
Penulis: Roland Gunawan Sitompul, M.Sc.
(penikmat sastra, bermukim di Amerika Serikat)
Sebagai seorang penikmat buku-buku sastra terbitan berbagai negara,saya sangat...
Saat menuliskan pemikirannya tentang permainan pedang, kemenangan, dan spiritualitas, samurai legendaris Miyamoto Musashi bermaksud menjadikan karya sederhana ini sebagai panduan bagi murid-murid pribadinya serta generasi samurai masa depan. Ia tidak pernah mengira bahwa karyanya akan menjadi mahakarya yang begitu diinginkan oleh orang-orang dari beragam bidang kehidupan selama berabad-abad setelah kematiannya.Bersama dengan The Art of War karya Sun Tsu, The Book of Five Rings telah lama dianggap sebagai panduan tak ternilai mengenai strategi mencapai kemenangan. Nasihat Musashi yang tak lekang oleh waktu mengenai mengalahkan lawan, membuat lawan lengah, menciptakan kebingungan dan teknik-teknik lain untuk melumpuhkan lawan dulu ditujukan kepada para pembaca di medan pertempuran dan saat ini membantu pembaca modern mengarungi pergulatan hidup. William Scott Wilson, yang juga merupakan penerjemah Hagakure dan The Unfettered Mind, benar-benar mengikuti tulisan Jepang abad ketujuh belas dan memperjelas pokok-pokok pikiran yang membingungkan dalam terjemahan sebelumnya. Sebagai tambahan, ia memberikan pengantar mendalam dan terjemahan sebuah karya Musashi yang jarang diterbitkan, yaitu Jalan Berjalan Sendiri.Edisi ini juga menampilkan karya seni asli Musashi serta kaligrafi baru karya seniman Jepang, Shiro Tsujimura.